Selasa, 05 Mei 2015

Jangan sepelekan air yang masuk telinga saat berenang

A.  Pendahuluan
            Pada saat kita melakukan aktivitas sering kali kita tidak mempertimbangkan hal – hal yang dapat membahayakan kita. Dimulai dari hal yang sangat kecil sampai hal yang besar. Padahal semua kekmungkinan dapat membahayakan diri kita. Dalam hal ini saya akan menjelaskan bahaya yang timbul ketika sedang melakukan aktivitas berenang.

B.  Pembahasan
            masuknya air dalam telinga saat seorang sedang berenang. Kebanyakan orang menggapnya sepele, padahal jika di biarkan ini akan menyebabkan resiko infeksi. Air yang masuk telinga jika diibiarkan akan menyebabkan masalah. Jika saluran telinga basah, maka perlindungan pada saluran telinga akan hilang dan menimbulkan resiko infeksi.
Telinga mwmiliki zatt lilin yang berfungsi untuk menjaga kelembaban agar bakteri baik dapat berkembang biak pada lapisan kulit telinga. Selain itu lapisan lilin juga berfungsi sebagai pelingdung terhadap serangga atau benda asing yang masuk. Air dan lapisan lilin ini tidak bisa bercampur. Ketika orang berenang maka air akan masuk dan mencuci lapisan ini. Bila orang berenang dalam jangka waktu lama maka iar akan benar – benar membersihkan lapisan ini dan telinga akhirnya tidah terlingdung.
            Tanpa lapisan lilin ini, air kan tetap berada pada saluran telinga dan membuat kulit menjadi lembab. Karena telinga adalah saluran yang tertutup, air tidak menguap secara normal dan tetap berada pada saluran telinga yang lembab. Bila air dibiarkan berlama-lama dalam saluran telinga hal ini kan menciptakan ljngkungan yang sempurna  bagi infeksi organisme, karena infekssi seperti jamur dan bakteri sangat suka terhadap lingkungan yang hangat, dan tempat tempat yang lembab.
            Ketika air benanr – benar masuk ke telinga, kita perlu tahu apa yang harus kita lakukan untuk mengeluarkan air dala telinga.

1.      Gerakkan kepala
     Gerakkan kepala darisatu sisi ke sisi lain dalam gerakkan ke arah bahu, kembalikan telinga ke posisi normal dan gerakkan kembali ke arah yang berlawanan. Masukkan jari ketelinga untuk memberikan tekanan yang cukup untuk mengeluarkan air.

2.      Keringkan dengan pengering rambut
 Memiringkan kepala dan mengeringkannya denga handuk juga bisa membantu air keluar. Hembusan pengering rambut yang di setel dengan panas yang rendah dalm telinga juga bisa membantu dalam menggerringkan air yang ada dalm telinga. Tes penering rambut untuk memastikan panas tidak berlebihan.


3.      Masukkan air ke dalam telinga
Cara yang sering saya lakukan ketika kemasukan air saat berenang adalah, memasukkan kembli air kedalam telinga yang kemasukkan air, dan memiringkan kepala agar air keluar, Hal ini membantu air terdorong  keluar.


C. Daftar pustaka

Posted on by Unknown | No comments

0 komentar:

Posting Komentar